Selama ini, beberapa penelitian menyebutkan bahwa minuman berbasis
kafein dapat memicu terjadinya dehidrasi pada tubuh. Tetapi, penelitian
terbaru menunjukan hal yang sebaliknya, seperti yang dilansir dalam Huffington Post.
Para peneliti dari La trobe university, Victoria, Australia,
mengatakan bahwa meski tubuh membutuhkan dua liter cairan dalam sehari,
tidak menandakan kita harus meminum air seperti dalam pedoman yaitu 8
gelas sehari.
Menurut jurnal tersebut, sebenarnya setiap orang bisa mendapatkan
asupan cairan yang cukup untuk menjaga cairan tubuhnya hanya lewat
makanan dan minuman yang dikonsumsi, bahkan meski dari minuman berkafein
seperti kopi dan teh.
“Untuk mencegah dehidrasi tidak hanya lewat air saja, minuman seperti
teh dan kopi juga dapat memberikan kontribusi cairan seseorang, meski
mengandung kafein, minuman tersebut tidak menyebabkan dehidrasi,” ujar
Dr Spero Tsindos.
Bahkan cairan yang ada pada selada juga dapat memberikan kontribusi
sekitar 97 persen air pada tubuh. Jika Anda memakan 100 g selada, setara
dengan konsumsi 97 g cairan.
"Minum air dengan volume tinggi telah terbukti bisa menekan nafsu
makan, tetapi mengkonsumsi makanan dengan kadar air yang tinggi seperti
semangka, selada atau jeruk bali memberikan hasil penurunan berat badan
lebih besar daripada sekedar menghindari lebih banyak makanan dan
konsumsi air yang banyak," sambung Spero.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar